Kenali Gejala, Penyebab & Tips Mencegah Pengapuran Tulang Dini

Osteoartritis dan osteoporosis adalah dua kondisi yang sering dianggap sama. Padahal osteartritis dan osteoporosis adalah dua kondisi dan penyakit yang berbeda.

Osteoartirits adalah jenis peradangan sendi, sedangkan osteoporosis adalah kondisi pengeeroposan tulang. Osteoartritis adalah peradangan yang terjadi pada permukaan tulang rawan. Orang Indonesia sering penyebut osteoartritis sebagai pengapuran.

Pada kondisi osteoartritis, permukaan tulang rawan menjadi tipis. Permukaan yang seharusnya licin menjadi tidak rata sehingga menyebabkan gerakan sendi menjadi kaku. Gesekan antara permukaan yang tidak rata menyebabkan rasa nyeri. Proses yang sama membuat rasa panas dan bengkak pada sendi.

Osteoartritis bisa terjadi di seluruh sendi pada tubuh, tetapi lebih sering terjadi di sendi lutut, panggul, dan tulang belakang. Osteoartritis pada akhirnya akan terjadi pada semua orang, seperti layaknya rambut kita lama kelamaan menjadi beruban, osteoartritis sebenernya muncul secara perlahan dengan tingkat yang berbeda-beda pada setiap orang. Tetapi ada beberapa hal yang bisa menyebabkan osteoartritis muncul lebih awal atau lebih berat pada beberapa orang.

Faktor resiko terjadi osteoartritis diantaranya:

  • Penyebab mekanik:
    • Riwayat cedera sendi sebelumnya. Cedera seperti saat olahraga, keseleo, terpelintir, bahkan jatuh yang ringan depar meningkatkan resiko osteoartritis. Bahkan cedera yang tampak sudah lama sembuh mungkin saja menimbulkan “luka” pada tulang rawan dan menjadi sebuah osteoartritis di kemudian hari.
    • Obesitas. Semakin tinggi berat badan makan resiko terjadi osteoartritis pada sendi yang menahan beban, seperti lutut atau panggul, akan semakin meningkat
    • Tekanan berulang pada sendi. Hal ini biasanya terjadi pada orang-orang yang memiliki pekerjaan atau melakukan olahraga bertahun-tahun yang memberikan beban berlebihan pada sendi.
    • Kelainan bentuk poros tulang. Ada beberapa orang yang terlahir dengan bentuk tulang yang kurang normal, sehingga meningkatkan resiko terjadi osteoartritis
  • Penyebab yang tidak bisa dihindari:
    • Usia. Resiko terjadi osteoartritis akan meningkat seiring pertambahan umur.
    • Jenis kelamin. Perempuan memiliki resiko osteoartritis yang lebih tinggi
    • Genetik. Beberapa orang memiliki tendensi dari garis keturunan akan kemungkinan terjadi osteoartritis yang lebih tinggi.

Jadi, penyebab pengapuran lutut tidak disebabkan karena kekurangan pelumas/oli/cairan sendi. Untuk menghindari percepatan terjadinya osteoartritis maka kita bisa melakukan hal-hal berikut:

  1. Menjaga kondisi sendi
    Seperti yang sudah disebutkan, cedera dapat menyebabkan pengapuran/osteoartitis di kemudian hari. Maka kita perlu menjaga kondisi sendi agar tidak cedera dan hindari beban yang terlalu banyak dan berulang pada sendi.
  1. Menjaga berat badan
    Berat badan yang berlebih memiliki peran besar dalam terjadinya osteortritis. Perhatikan agar berat badan kita selalu terjaga.
  1. Memiliki gaya hidup aktif
    Olahraga low-impact (beban ringan) dapat meningkatkan ketahanan dan kekuatan otot di sekitar sendi, sehingga sendi tetap stabil dan tidak mudah cedera. Beberapa olahraga yang bermanfaat diantaranya, berjalan, jogging, bersepeda, dan taichi. Jumlah olahraga yang dianjurkan adalah 150 menit per minggu atau sekitar 30 menit setiap hari selama 5 hari seminggu.

Add Your Comment

Hipokrats © 2024. All Rights Reserved.